SEJARAH SENKOM

Senkom Mitra Polri dibentuk sejak tanggal 1 Januari 2004 di Jakarta, Senkom Mitra Polri adalah salah satu lembaga swadaya masyarakat sadar kamtibmas yang didirikan oleh anggota Mitra Kamtibmas Mabes Polri "Bela Negara".

STRUKTUR ORGANISASI

Pengurus Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember

  • Hadi Purnomo, S.P.

    Ketua

    Ketua Senkom Kabupaten Jember Masa Bakti 2025-2030

  • Hasan Bisri, S.Sos

    Sekretaris

    Sekretaris Senkom Kabupaten Jember Masa Bakti 2025-2030

  • Kisgiyanta

    Wakil Ketua

    Wakil Ketua Senkom Kabupaten Jember Masa Bakti 2025-2030

OUR SKILLS

We pride ourselves with strong, flexible and top notch skills.

Marketing

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

Websites

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

PR

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

KOORDINATOR WILAYAH

Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember terbagi dalam 4 Wilayah Kerja yaitu : Korwil 1, Korwil 2, Korwil 3 dan Korwil 4

150

GREAT PROJECTS

300

HAPPY CLIENTS

650

COFFEES DRUNK

1568

FACEBOOK LIKES

KABAR SENKOM

Berbagai Kegiatan Senkom Mitra Polri di seluruh Indonesia pada bulan Januari - Februari 2026

KABAR SENKOM

BERITA

Seputar Kegiatan Senkom Mitra Polri di Kabupaten Jember dan sekitar Jember.

  • Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, Senkom Mitra Polri Jember Terjunkan Relawan SAR dalam Jambore BPBD di Pinus Sidomulyo

     JEMBER – Dalam upaya memperkuat kapasitas mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Jawa Timur, Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember turut serta dalam perhelatan "Malam Puncak Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026". Acara yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember ini berlangsung selama dua hari, 25-26 April 2026, bertempat di kawasan wisata PPG Pinus Sidomulyo, Garahan.

    Dalam agenda ini, Senkom Mitra Polri Jember mengirimkan dua kader terbaik dari unit Rescue (SAR) untuk bergabung dengan ratusan relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan lainnya.

    Dinamika Kegiatan: Mengasah Ketangkasan dan Mental

    Kegiatan hari pertama (25/4) dimulai dengan uji ketangkasan yang kompetitif, di mana para peserta langsung ditantang dalam lomba adu cepat mendirikan tenda sesaat setelah proses registrasi. Memasuki malam hari, suasana berubah menjadi forum edukatif melalui sesi Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Talkshow Kebencanaan yang menghadirkan para ahli.

    Kegiatan hari pertama ditutup dengan hangat melalui ajang kreativitas lomba yel-yel di sela-sela api unggun, yang bertujuan mempererat jejaring antar-relawan lintas organisasi di Kabupaten Jember.

    Hari Kedua: Fisik, Bakti Alam, dan Apel Siaga

    Memasuki hari kedua, (26/04), fokus beralih pada ketahanan fisik dan kepedulian lingkungan. Dimulai dengan senam bersama, para relawan kemudian mengikuti lomba fisik yang cukup ekstrem, yakni lari angkat perahu rafting, sebuah simulasi penting untuk mengukur koordinasi tim saat evakuasi di medan air.

    Puncak acara ditandai dengan Apel Kesiapsiagaan Bencana sebagai bentuk komitmen kolektif seluruh unsur kebencanaan di Jember. Sebagai penutup yang berkesan, dilakukan aksi nyata terhadap lingkungan melalui penebaran benih ikan dan penanaman pohon di sekitar area wisata, guna menjaga ekosistem alam sebagai langkah mitigasi bencana jangka panjang.

    Pesan Ketua Senkom Mitra Polri Jember

    Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember, Hadi Purnomo, SP, memberikan pesan khusus dan pembekalan bagi kedua utusan yang didelegasikan. Beliau menekankan bahwa partisipasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan investasi keterampilan bagi organisasi.

    "Kepada rekan-rekan utusan, bawalah semangat Lancar Barokah dalam setiap penugasan. Seraplah ilmu mitigasi sebanyak-banyaknya dari para ahli dan instruktur BPBD. Ingat, relawan Senkom harus memiliki karakter yang prima: responsif dalam tindakan, namun tetap santun dan mampu berkolaborasi dengan baik bersama seluruh unsur SAR lainnya," tegas Hadi Purnomo.

    Beliau juga menambahkan bahwa sekembalinya dari kegiatan ini, kedua kader diharapkan mampu mendiseminasikan pengetahuan yang didapat kepada anggota Senkom lainnya di tingkat kecamatan, sehingga kesiapsiagaan bencana menjadi budaya di internal organisasi maupun masyarakat luas.

  • Gus Fawaid Pimpin Apel Gelar Pasukan: Pastikan Mudik di Jember Tahun Ini 'Aman & Berkesan' Abis!

     JEMBER (12 Maret 2026) – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Jember bersama Polres Jember menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Alun-alun Jember, Kamis (12/3). Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawaid, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, serta ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

    Hadir dalam kesiapan apel tersebut, Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember, Hadi Purnomo, S.P., yang menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung penuh kondusivitas wilayah Jember selama masa mudik dan balik Lebaran.

    Pesan Bupati Gus Fawaid: Sinergi adalah Kunci Keselamatan

    Dalam amanatnya, Bupati Gus Fawaid menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Jember yang akan merayakan Lebaran. Beliau mengingatkan bahwa mudik tahun ini diprediksi akan mengalami lonjakan pergerakan masyarakat.

    "Operasi Ketupat Semeru bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kehadiran negara untuk melayani masyarakat. Saya minta seluruh personel, baik dari jajaran TNI-Polri maupun organisasi mitra seperti Senkom, untuk mengedepankan sikap humanis, preventif, dan responsif. Sinergi dan komunikasi yang kuat antarinstansi adalah kunci untuk mewujudkan 'Mudik Aman, Berkesan, dan Selamat' di Kabupaten Jember," pesan Gus Fawaid.

    Kapolres Jember Tegaskan Penegakan Hukum dan Pelayanan Prima

    Senada dengan Bupati, Kapolres Jember, AKBP Bobby Adimas Condroputra, menegaskan bahwa fokus Operasi Ketupat Semeru 2026 adalah stabilitas Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

    "Kami akan menerjunkan personel secara masif di titik-titik rawan kemacetan, rawan kecelakaan, dan pusat-pusat keramaian seperti terminal dan objek wisata. Tegas dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang membahayakan, namun tetap mengutamakan pelayanan prima kepada pemudik. Seluruh Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) harus dipastikan siap 24 jam untuk melayani masyarakat," tegas AKBP Bobby Adimas. 

    Kesan Ketua Senkom Jember: Bukti Soliditas dan Kesiapan Anggota

    Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember, Hadi Purnomo, S.P., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan apel yang berjalan khidmat dan solid. Baginya, kehadiran Senkom dalam apel ini adalah bukti kepercayaan Polri dan Pemkab Jember terhadap peran ormas sadar Kamtibmas.

    "Alhamdulillah, apel hari ini menunjukkan soliditas yang luar biasa dari seluruh elemen pengamanan di Jember. Saya melihat kesiapan yang matang dari jajaran Polri-TNI dan instansi terkait. Bagi Senkom Jember, ini adalah panggilan tugas. Kami siap bersinergi untuk menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026," ujar Hadi Purnomo.

    Senkom Jember akan menempatkan personelnya di lima pos utama, yaitu Pos Terminal Tawangalun, Pos Pondok Dalem, Pos Garahan, serta pos wisata di Pantai Watu Ulo dan Papuma, untuk membantu tugas Kepolisian di lapangan.


  • Senkom Mitra Polri Jember Siap Terjunkan Personel Amankan Arus Mudik dan Perayaan Idul Fitri 1447H

     JEMBER (11 Maret 2026) – Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember, Hadi Purnomo, S.P., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Mapolres Jember pada Selasa (10/3). Pertemuan strategis ini bertujuan menyelaraskan langkah antar instansi demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan balik lebaran.

    Paparan Strategis Kabag Waka Polres Jember

    Dalam rapat tersebut, Kabag Ops Polres Jember memaparkan skema Operasi Ketupat Semeru 1447H. Fokus utama kepolisian tahun ini meliputi:

    1. Pemetaan Titik Rawan: Antisipasi kemacetan di jalur utama nasional (Jember-Lumajang dan Jember-Banyuwangi) serta titik rawan kecelakaan.

    2. Keamanan Pusat Keramaian: Peningkatan pengamanan di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, dan destinasi wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung.

    3. Pendirian Pos Terpadu: Penguatan koordinasi di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) yang tersebar di wilayah hukum Polres Jember.

    4. Pelaksanaan Apel gelar pasukan dalam rangka pengecekan kesiapan pelaksanaan operasi ketupat Semeru 2026.

    Komitmen dan Kesiapan Senkom Jember

    Merespons paparan tersebut, Ketua Senkom Mitra Polri Jember, Hadi Purnomo, S.P., menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung penuh kinerja kepolisian.

    Hadi juga menyatakan kesiapan untuk memobilisasi anggota dalam jumlah yang signifikan demi mendukung stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Jember.

    "Kami telah menyiapkan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) anggota Senkom yang untuk mengikuti apel gelar pasukan kesiapan pelaksanaan operasi ketupat Semeru idul Fitri pada 12 Maret 2026 di Alun-alun Jember," tegas Hadi Purnomo.

    Penempatan di 5 Pos Utama

    Guna memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan objek wisata, Senkom Jember akan bergabung dengan personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait di lima pos strategis, yaitu:

    1. Pos Terminal Tawangalun: Fokus pada pemantauan arus penumpang bus dan angkutan antar kota.

    2. Pos Pondok Dalem: Pengamanan jalur masuk utama dari arah barat (Lumajang).

    3. Pos Garahan: Penjagaan jalur lintas selatan yang rawan kemacetan di area perbatasan timur (Banyuwangi).

    4. Pos Pantai Watu Ulo: Antisipasi lonjakan wisatawan saat libur lebaran.

    5. Pos Pantai Papuma: Pengamanan jalur wisata bahari yang menjadi destinasi favorit warga.

    Dengan pengerahan personel dan penempatan di titik-titik krusial ini, Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember berharap perayaan Idul Fitri 1447H dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Sinergi antara Senkom dan Polres Jember merupakan wujud nyata pengabdian masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Pandhalungan.


  • Antisipasi Kerawanan Jelang Buka Puasa, Polsek Patrang dan Senkom Jember Gelar Patroli Kamtibmas Bersama

    PATRANG, JEMBER – Guna memastikan situasi wilayah tetap kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa, Polsek Patrang menggandeng Senkom Mitra Polri menggelar patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Selasa (10/3) sore.

    Langkah preventif ini diambil mengingat sore hari merupakan waktu rawan terjadinya kemacetan lalu lintas akibat peningkatan volume kendaraan, serta potensi gangguan keamanan seperti aksi balap liar dan tindak kriminalitas di titik-titik keramaian.

    Maksud dan Tujuan Patroli

    Kapolsek Patrang menjelaskan bahwa kegiatan patroli bersama ini memiliki tujuan utama untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat ( Public Trust ) yang sedang menjalankan ibadah puasa dan mempersiapkan kebutuhan berbuka. Secara spesifik, patroli ini bertujuan:

    1. Pengaturan Arus Lalu Lintas: Mengurai kepadatan di titik-titik rawan macet akibat pasar tumpah atau pusat jajanan takjil.

    2. Pencegahan Kriminalitas: Mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana seperti pencurian (Curat, Curas, Curanmor) di area parkir dan pusat perbelanjaan.

    3. Sosialisasi Keamanan: Mengimbau masyarakat secara langsung agar tetap waspada dan tidak memancing tindak kejahatan dengan perhiasan yang mencolok saat keluar rumah.

    Pesan Ketua Senkom Mitra Polri Jember

    Ketua Senkom Mitra Polri Jember, Mujiyanto, yang turut serta dalam koordinasi lapangan, memberikan pesan penting bagi masyarakat terkait pentingnya keamanan swakarsa.

    "Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Patrang, agar senantiasa menjadi 'Polisi bagi diri sendiri'. Pastikan rumah dalam keadaan terkunci rapat saat ditinggal Shalat Tarawih, gunakan kunci ganda pada kendaraan saat berburu takjil, dan jangan ragu melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada aparat terdekat," ujar Mujiyanto.

    Beliau juga menekankan bahwa Senkom akan terus berkomitmen membantu tugas kepolisian dalam mengomunikasikan informasi keamanan secara cepat dan tepat demi ketenangan warga selama bulan suci Ramadhan.

    Penutup

    Patroli yang dimulai dari Mapolsek Patrang ini menyisir sepanjang jalan protokol hingga ke pemukiman padat penduduk. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan iklim Ramadhan yang sejuk dan aman bagi seluruh warga Kecamatan Patrang.




  • Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Senkom Mitra Polri Jember Dukung Pemusnahan Ribuan Barang Bukti Ilegal

    JEMBER – Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember, Hadi Purnomo, S.P., hadir langsung menyaksikan pemusnahan ribuan barang bukti hasil operasi kepolisian di Alun-Alun Jember, Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Polres Jember ini menyasar barang bukti berupa minuman keras (miras), narkotika, obat keras berbahaya (okerbaya), hingga knalpot brong yang selama ini meresahkan warga.


    Kehadiran Senkom Jember dalam agenda ini menegaskan peran organisasi sebagai mitra aktif Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan nyaman di wilayah Jember.

    Kesan Ketua Senkom Jember: Bukti Nyata Penegakan Hukum

    Hadi Purnomo, S.P., menyatakan kekagumannya atas hasil kerja keras jajaran Polres Jember dalam menekan peredaran barang-barang terlarang tersebut.

    "Kami melihat ini sebagai bukti nyata komitmen Polres Jember dalam menjaga marwah kota ini. Pemusnahan miras dan narkotika adalah langkah preventif agar generasi muda kita tidak rusak. Secara khusus, pemusnahan knalpot brong sangat kami apresiasi karena itu adalah polusi suara yang sangat mengganggu ketenangan masyarakat," ujar Hadi Purnomo.

    Ia juga menambahkan bahwa Senkom Jember siap menginstruksikan seluruh anggotanya di tingkat kecamatan hingga desa untuk terus memantau dan melaporkan potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan masing-masing.

    Pesan Tegas Kapolres Jember

    Dalam sambutannya, Kapolres Jember menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk transparansi kepolisian kepada publik atas hasil operasi yang dilakukan selama ini.

    • Pemberantasan Tanpa Pandang Bulu: Kapolres menekankan keseriusan dalam menyikat peredaran miras ilegal dan okerbaya yang sering menjadi pemicu tindak kriminalitas.

    • Kenyamanan Publik: Penggunaan knalpot brong menjadi atensi khusus karena mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan di jalan raya.

    • Ajak Sinergi Masyarakat: Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan organisasi mitra seperti Senkom untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah agar Jember tetap aman bagi semua.

    Pemusnahan barang bukti oleh Polres Jember pada Kamis, 26 Februari 2026 yang bertepatan dengan momen menjelang atau di dalam bulan suci Ramadhan memiliki makna filosofis dan praktis yang sangat dalam.

    1. "Pre-emptive Strike" (Langkah Pencegahan Dini)

    Ramadhan adalah bulan di mana masyarakat fokus beribadah. Pemusnahan miras dan narkoba bermakna memutus rantai suplai barang haram yang berpotensi memicu kriminalitas. Dengan memusnahkan barang bukti tersebut, polisi memastikan bahwa potensi gangguan kamtibmas (seperti tawuran akibat miras atau balap liar) dapat ditekan sejak dini.

    2. Simbol "Pembersihan" Lahir dan Batin

    Secara spiritual, Ramadhan adalah bulan penyucian diri. Aksi pemusnahan ini menjadi simbol bahwa Jember sedang berbenah.

    • Miras & Narkoba: Melambangkan pembersihan penyakit masyarakat.

    • Knalpot Brong: Melambangkan penghilangan kebisingan dan egoisme di jalan raya. Ini sejalan dengan semangat umat Muslim yang sedang menyucikan hati, di mana lingkungan fisik pun ikut "disucikan" dari hal-hal negatif.

    3. Memberikan Rasa Khusyuk dalam Beribadah

    Salah satu poin penting adalah pemusnahan knalpot brong. Maknanya sangat praktis: Ketenangan. Polres Jember ingin memastikan warga dapat menjalankan salat Tarawih, tadarus, hingga istirahat sahur tanpa gangguan suara bising yang meresahkan. Ini adalah bentuk pelayanan negara dalam menjamin hak warga untuk beribadah dengan tenang.

    4. Pesan Tegas: "Tidak Ada Ruang untuk Maksiat"

    Pemusnahan di depan umum (Alun-Alun) berfungsi sebagai shock therapy. Pesannya jelas: Polres Jember tidak memberi toleransi bagi siapa pun yang mencoba mengotori kesucian bulan Ramadhan dengan peredaran miras ilegal atau obat-obatan terlarang.

    5. Membangun Solidaritas Sosial (Ukhuwah)

    Kehadiran tokoh agama (LDII), organisasi mitra (Senkom), dan Forkopimda menunjukkan bahwa menjaga kesucian Ramadhan bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kolektif. Ini adalah momentum konsolidasi moral seluruh elemen masyarakat Jember.

    Pemusnahan ini bukan sekadar rutinitas hukum, melainkan sebuah "Garansi Keamanan" dari Polres Jember agar masyarakat bisa menjalani ibadah puasa dengan perasaan aman, nyaman, dan jauh dari hiruk-pikuk kemaksiatan.

  • Perkuat Sinergi Kemanusiaan, Senkom Mitra Polri Jember Resmi Kukuhkan Satuan Tugas ‘Senkom Rescue’

     JEMBER (22/2) – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Jember, Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember, Hadi Purnomo, S.P., secara resmi mengukuhkan satuan tugas Senkom Rescue Jember. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula DPD LDII Jember pada Minggu (22/2).


    Acara ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) kebencanaan, antara lain Kasat Binmas Polres Jember, Danramil Patrang, Camat Patrang, BPBD Kabupaten Jember, serta Basarnas.

    Fokus pada Kemanusiaan dan Kolaborasi

    Dalam sambutannya, Ketua Senkom Mitra Polri Jember, Hadi Purnomo, S.P., menegaskan bahwa pembentukan Senkom Rescue merupakan langkah konkret organisasi dalam merespons panggilan kemanusiaan.

    "Senkom Rescue ini dibentuk khusus untuk mengemban tugas kemanusiaan dan kebencanaan di Jember. Fokus utama kami adalah berkolaborasi dan bersinergi dengan BPBD serta SAR dalam penanggulangan bencana secara cepat, tepat, dan terukur," ujar Hadi.


    Berdasarkan pernyataan beliau dalam acara pengukuhan tersebut, perintah dan instruksi utama Hadi Purnomo, S.P. kepada pengurus serta anggota Senkom Rescue Jember mencakup beberapa poin krusial berikut:

    1. Prioritas pada Misi Kemanusiaan

    Hadi menegaskan bahwa tugas utama Senkom Rescue adalah pengabdian tanpa pamrih. Ia memerintahkan agar seluruh pengurus fokus pada tugas-tugas kemanusiaan dan kesiapsiagaan menghadapi kebencanaan yang terjadi di wilayah Jember.

    2. Sinergi dan Kolaborasi Aktif

    Ia menginstruksikan agar Senkom Rescue tidak bekerja sendiri-sendiri di lapangan. Perintahnya jelas:

    • Berpadu dengan BPBD: Mengingat BPBD adalah leading sector kebencanaan, Senkom Rescue wajib berkoordinasi dalam setiap pergerakan.

    • Bekerja sama dengan SAR/Basarnas: Terutama dalam hal teknis evakuasi dan pencarian korban.

    3. Penguatan Kapasitas Penanggulangan

    Hadi menekankan pentingnya peran Senkom Rescue dalam penanggulangan kebencanaan secara menyeluruh. Ini mencakup:

    • Kesiapan personel saat terjadi darurat bencana.

    • Ketangkasan dalam merespons laporan masyarakat.

    • Pemanfaatan jalur komunikasi Senkom untuk mempercepat informasi bencana ke instansi terkait (Polres, BPBD, dan TNI).

    4. Menjaga Marwah Organisasi sebagai Mitra Polri

    Sebagai Ketua Senkom, ia juga mengarahkan agar dalam menjalankan tugas rescue, para anggota tetap menjaga koordinasi dengan Satbinmas Polres Jember dan unsur TNI (Koramil), sehingga tercipta keterpaduan antara pengamanan (Kamtibmas) dan penyelamatan (Rescue).

    Ringkasan Instruksi:

    "Senkom Rescue harus siap bergerak untuk kemanusiaan, hilangkan ego sektoral, dan wajib bersinergi dengan BPBD serta SAR agar penanganan bencana di Jember semakin efektif." 


    Dukungan dan Apresiasi Lintas Sektoral

    Kehadiran Senkom Rescue mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak yang hadir:

    • BPBD Kabupaten Jember: Memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Senkom yang selama ini aktif di lapangan. BPBD berharap Senkom Rescue dapat menjadi mitra strategis dalam memperpendek response time (waktu tanggap) saat terjadi musibah di wilayah Jember yang memiliki topografi beragam. 

    • Danramil & Camat Patrang: Senada dengan hal tersebut, Danramil Patrang bersama Camat Patrang mengapresiasi inisiatif ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang nyata. Mereka menekankan pentingnya semangat gotong royong (tiga pilar) dalam menjaga stabilitas dan keamanan warga saat terjadi bencana. 
    • Kasat Binmas Polres Jember: Menyampaikan bahwa keberadaan Senkom Rescue akan sangat membantu Polri dalam fungsi preventif dan penanganan darurat di lapangan. Beliau berharap anggota yang dikukuhkan tetap menjaga profesionalisme dan koordinasi yang kuat dengan kepolisian. 

     Komitmen pada Profesionalisme Relawan

    Instruksi Hadi Purnomo agar Senkom Rescue "berpadu dan bersinergi" menunjukkan komitmen untuk tunduk pada komando teknis dari BPBD dan Basarnas. Hal ini memastikan bahwa relawan Senkom akan bekerja secara profesional, terorganisir, dan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

  • Diberdayakan oleh Blogger.
    []

    SERVICES

    We've been developing Senkom Information Centre for clients for 30 years.

    CONTACT US

    Jalan Langsep GG.DMC/19 Patrang 68121 HP.081336447474; 085236652111. Website : http://senkomjember.blogspot.com/ ; email: senkomjember@gmail.com.

    SENKOM JEMBER

    • Street :Road Street +62
    • Person :Senkom
    • Phone :+62 1336-447-474
    • Country :INDONESIA
    • Email :senkomjember@gmail.com

    Kami sangat menghargai komentar dan kritik yang membangun serta tidak berbau sara

    Your Command.