JEMBER (22/2) – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Jember, Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Jember, Hadi Purnomo, S.P., secara resmi mengukuhkan satuan tugas Senkom Rescue Jember. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula DPD LDII Jember pada Minggu (22/2).
Acara ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) kebencanaan, antara lain Kasat Binmas Polres Jember, Danramil Patrang, Camat Patrang, BPBD Kabupaten Jember, serta Basarnas.
Fokus pada Kemanusiaan dan Kolaborasi
Dalam sambutannya, Ketua Senkom Mitra Polri Jember, Hadi Purnomo, S.P., menegaskan bahwa pembentukan Senkom Rescue merupakan langkah konkret organisasi dalam merespons panggilan kemanusiaan.
"Senkom Rescue ini dibentuk khusus untuk mengemban tugas kemanusiaan dan kebencanaan di Jember. Fokus utama kami adalah berkolaborasi dan bersinergi dengan BPBD serta SAR dalam penanggulangan bencana secara cepat, tepat, dan terukur," ujar Hadi.
1. Prioritas pada Misi Kemanusiaan
Hadi menegaskan bahwa tugas utama Senkom Rescue adalah pengabdian tanpa pamrih. Ia memerintahkan agar seluruh pengurus fokus pada tugas-tugas kemanusiaan dan kesiapsiagaan menghadapi kebencanaan yang terjadi di wilayah Jember.
2. Sinergi dan Kolaborasi Aktif
Ia menginstruksikan agar Senkom Rescue tidak bekerja sendiri-sendiri di lapangan. Perintahnya jelas:
Berpadu dengan BPBD: Mengingat BPBD adalah leading sector kebencanaan, Senkom Rescue wajib berkoordinasi dalam setiap pergerakan.
Bekerja sama dengan SAR/Basarnas: Terutama dalam hal teknis evakuasi dan pencarian korban.
3. Penguatan Kapasitas Penanggulangan
Hadi menekankan pentingnya peran Senkom Rescue dalam penanggulangan kebencanaan secara menyeluruh. Ini mencakup:
Kesiapan personel saat terjadi darurat bencana.
Ketangkasan dalam merespons laporan masyarakat.
Pemanfaatan jalur komunikasi Senkom untuk mempercepat informasi bencana ke instansi terkait (Polres, BPBD, dan TNI).
4. Menjaga Marwah Organisasi sebagai Mitra Polri
Sebagai Ketua Senkom, ia juga mengarahkan agar dalam menjalankan tugas rescue, para anggota tetap menjaga koordinasi dengan Satbinmas Polres Jember dan unsur TNI (Koramil), sehingga tercipta keterpaduan antara pengamanan (Kamtibmas) dan penyelamatan (Rescue).
Ringkasan Instruksi:
"Senkom Rescue harus siap bergerak untuk kemanusiaan, hilangkan ego sektoral, dan wajib bersinergi dengan BPBD serta SAR agar penanganan bencana di Jember semakin efektif."
Dukungan dan Apresiasi Lintas Sektoral
Kehadiran Senkom Rescue mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak yang hadir:
BPBD Kabupaten Jember: Memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Senkom yang selama ini aktif di lapangan. BPBD berharap Senkom Rescue dapat menjadi mitra strategis dalam memperpendek response time (waktu tanggap) saat terjadi musibah di wilayah Jember yang memiliki topografi beragam.
- Danramil & Camat Patrang: Senada dengan hal tersebut, Danramil Patrang bersama Camat Patrang mengapresiasi inisiatif ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang nyata. Mereka menekankan pentingnya semangat gotong royong (tiga pilar) dalam menjaga stabilitas dan keamanan warga saat terjadi bencana.
Kasat Binmas Polres Jember: Menyampaikan bahwa keberadaan Senkom Rescue akan sangat membantu Polri dalam fungsi preventif dan penanganan darurat di lapangan. Beliau berharap anggota yang dikukuhkan tetap menjaga profesionalisme dan koordinasi yang kuat dengan kepolisian.
Komitmen pada Profesionalisme Relawan
Instruksi Hadi Purnomo agar Senkom Rescue "berpadu dan bersinergi" menunjukkan komitmen untuk tunduk pada komando teknis dari BPBD dan Basarnas. Hal ini memastikan bahwa relawan Senkom akan bekerja secara profesional, terorganisir, dan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.



0 comments:
Posting Komentar